artikel Kesnak Kesnak Sapi

Penyakit Fasciolosis

Fasciolosis adalah penyakit kecacingan yang disebabkan oleh parasit cacing trematoda Fasciola gigantica dan Fasciola hepatica. Penyakit ini dapat menular ke manusia (zoonosis). Dalam tubuh sapi, cacing akan bertelur kemudian telur dikeluarkan melalui kotoran, lalu telur menetas menjadi larva dan masuk kedalam tubuh siput. Larva keluar dari siput lalu membungkus diri menjadi kista dan menempel pada rumput, apabila dimakan oleh sapi maka sapi dapat terinfeksi Fasciolosis. Gejala Penyakit
  • Diare
  • Penurunan bobot badan dan produksi susu
  • Gangguan pertumbuhan
  • Pada kasus kronis (lama) tampak benjolan di rahang bawah
  • Pada kasus yang parah selaput lendir pucat (anemia) dan tampak kuning, perut membesar, lemah, lesu, pernafasan cepat, hingga dapat menyebabkan kematian.
Penularan
  • Penularan dapat terjadi apabila hewan memakan rumput atau air yang terkontaminasi metaserkaria cacing.
Pengobatan
  • Albendazole 10 mg/kg
  • Nitroxinil dengan dosis 10 mg/kg pada infestasi setelah 6 minggu. Namun pengobatan dengan obat ini perlu diulang 8-12 minggu setelah pengobatan pertama.
  • Rafoxanide dengan 10-15 mg/kg untuk sapi. Obat ini efektif untuk mengobati cacing trematoda dan nematoda, baik cacing muda maupun dewasa.
Pencegahan
  • Menghindari pemberian pakan jerami yang berasal dari sawah dekat kandang
  • Hijauan dianginkan atau dikeringkan
  • Menghindari padang penggembalaan atau hijauan dari siput
  • Mengontrol siput (Lymnaea rubiginosa)
  • Pemberian obat cacing 6 bulan sekali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *