artikel Kesnak Kesnak Sapi

Pengobatan dan Pencegahan Penyakit Surra

Pengobatan

  • Sapi yang terinfeksi dapat diobati dengan obat surra yang mengandung bahan aktif suramin, isometamedium klorida atau diminazene aceturate sesuai dengan anjuran dalam brosur.
  • Pengobatan harus dalam pengawasan dokter hewan.

Pencegahan

  • Ternak yang positif surra dikandangkan tersendiri pada kandang yang tertutup dengan kelambu untuk mencegah kontak dengan vektor lalat.
  • Melakukan penyemprotan kandang dan tempat pembuangan kotoran dengan insektisida yang merupakan tempat berkembang biaknya lalat.
  • Pemasangan perangkat lalat di kandang dan di lapang.
  • Melaporkan kasus surra pada petugas dengan segera.

Penyakit Surra

Surra adalah penyakit parasit darah menular pada ternak yang disebabkan oleh protozoa Trypanosomaevansi.

Penyakit ini dapat bersifat akut pada kuda, unta dan anjing, tetapi bersifat klinis dan sub klinis pada sapi dan kerbau

Semua jenis hewan dapat tertular oleh parasit ini, termasuk babi, kambing, domba dan hewan kesayangan lainnya

Kerbau menunjukkan parasitemia (keberadaan parasit didalam darah) yang lebih lama dan tinggi sehingga berpotensi sebagai sumber penularan bagi peternak yang lainnya

Ternak dalam keadaan stress pakan atau cuaca atau dalam keadaan kekebalan tubuh (imun) yang rendah akan mudah terserang penyakit ini dan menimbulkan gejala klinis yang jelas

Gejala Penyakit

  • Mubeng (berputar-putar) atau kepala sering menggeleng-geleng
  • Sempoyongan
  • Suhu badan panas
  • Nafsu makan menuru
  • Kurus
  • Terjadi pembengkakan dibawah dagu dan anggota gerak
  • Terkadang disertai bulu rontok dan selaput lender menguning
  • Sebelum mati, hewan akan kejang, ambruk dan kaku

Penularan

  • Penyakit ini ditularkan oleh vektor, yaitu lalat penghisap darah seperti Tabanus sp. (lalat pitak), Stomoxys sp. (lalat kandang), Chrysops sp. (lalat rusa), Haematobia sp. dan lain lain.
  • Selain itu, penularan dapat terjadi dari induk yang melahirkan ke anaknya.
  • Lalat menghisap darah sapi yang terinfeksi T. evansi, selanjutnya menularkannya secara mekanik dengan cara menghisap darah sapi yang sehat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *