artikel Kesnak Kesnak Dokam

Penanganan Diare Pada Domba dan kambing atau domba

  • Ketahui terlebih dahulu penyebab diarenya. Untuk ini memang diperlukan pemahaman yang lebih mengenai diare yang terjadi pada kambing atau domba.
  • Antibiotik diberikan untuk kambing atau domba diare yang disebabkan oleh infeksi bakteri.
  • Untuk diare kambing atau domba yang disebabkan oleh virus dan protozoa antibiotik tidak efektif untuk digunakan. konsultasikan terlebih dahuku dengan mantri atau dokter hewan setempat sebelum melakukan tindakan pengobatan kambing atau domba yang diare.
  • Untuk mengobati kambing atau domba diare karena kesalahan pakan atau error mixing pakan bisa dilakukan treatmen mengembalikan pola pemberian pakan yang sebelumnya. Bisa jadi pakan yang masih muda, rumput muda, daun-daun muda dan pakan yang terlalu basah.
  • Pemberian pakan dengan kadar air yang sedikit dan memiliki serat kasar tinggi dapat membantu meredakan diare pada kambing atau domba.
  • Daun pisang, daun kelapa dan daun bambu merupakan daun-daun yang memiliki serat kasar yang tinggi.

PENANGANAN DARURAT

  • Jika ada berikan arang batok kelapa yang digerus dan diberi air secukupnya, cekokan pada kambing atau domba. Bertujuan untuk menetralisir racun dalam rumen sapi.
  •  kambing atau domba sakit diberi larutan garam 10 gr dan gula pasir 10 gr dan air matang 2,5 liter.
  • Ternak sakit diberi larutan oralit atau norit sebanyak 3 tablet, atau entrostop 1 tablet.
  • Air kelapa muda diminumkan secukupnya.
  • Daun jambu biji 5 lembar dilumatkan bersama garam dapur dan diberikan pada kambing atau domba.
  • Ternak lebih banyak diberi hijauan daun jambu biji, daun bambu muda dan daun buni.
  • Obat-obatan Medis yang kami sarankan adalah : ____________________________
  • Kami sarankan untuk memberikan booster metabolime, guna menjaga daya tahan tubuh ternak domba kambing atau domba.

PERHATIKAN KONDISINYA

  • Pemberian Antibiotik digunakan untuk mencegah infeksi sekunder pada ternak. Konsultasikan lebih dahulu dengan dokter hewan.

Pencegahan Diare dan Gangguan Pencernaan Lainnya pada Domba & kambing atau domba

Carannya tentu dengan menerapkan pola pemberian pakan yang baik seperti yang sudah kita jelaskan diatas. Selain itu, kita juga harus memberikan nutrisi yang cukup agar kondisi kambing atau domba tetap sehat sehingga memiliki daya tahan tubuh yang bagus untuk menangkal terjadinya penyakit. Pemberian nutrisi ternak bisa melalui pemberian pakan berkualitas dan juga bisa dengan memberikan suplemen tambahan melalui air minum atau langsung ‘dicekokan’ kedalam mulutnya.

PAHAMI PENYAKIT DIARE PADA KAMBING ATAU DOMBA

DIARE PADA KAMBING ATAU DOMBA

Diare atau mencret adalah masalah gangguan kesehatan pencernaan yang sering dialami oleh kambing atau domba.

Diare bukanlah sebuah penyakit yang mengidap pada kambing atau domba, melainkan gejala dari gangguan kesehatan pada kambing atau domba itu sendiri. kambing atau domba diare secara umum disebabkan oleh bakteri, virus, parasit dan manajemen yang kurang bagus. Populasi kandang yang terlalu padat, sanitasi yang buruk dan pakan yang kurang berkualitas bisa menyebabkan diare pada kambing atau domba.

Diare pada kambing atau domba dapat terjadi karena berbagai infeksi bakteri, virus dan parasit. antara lain :

  • infeksi bakteri E-Coli,
  • keracunan aflatoxin,
  • acidosis rumen,
  • kekurangan mineral tembaga( copper)
  • dan lain-lain.

Hubungannya dengan manajemen pakan adalah pakan yang berjamur sebaiknya tidak diberikan kepada kambing atau domba. Jagung, dedak padi, karak, dan lain sebagainya kalau penyimpanannya tidak bagus maka bahan pakan tersebut mudah ditumbuhi jamur yang menghasilkan aflatoxin. Bahan-bahan pakan yang mengandung lemak kasar cukup tinggi seperti bekatul mudah ditumbuhi jamur.

Selain infeksi, kambing atau domba mencret juga ada yang disebabkan pemberian pakan yang kurang tepat. Pemberian susu yang berlebihan, biji-bijan seperti jagung yang terlalu banyak, perubahan jadwal pemberikan pakan yang berubah secara drastis. Untuk pemberikan biji-bijian seperti jagung standardnya adalah 300 gram untuk kambing atau domba dewasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *